DOA KEPADA ALLAH S.W.T
Tidak diterima doa seorang hamba Allah, kemungkinan disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut:-
- Berdoa dengan cara yang tidak sesuai dengan perintah Allah dan RasulNya. Nabi Muhammad bersabda: "Barangsiapa yang mengada-adakan dalam suatu urusan (agama), maka ia ditolak." "Barangsiapa yang beramal dengan suatu amalan, yang tidak kami perintahkan, maka ia itu ditolak."
- Berdoa dengan tidak memenuhi syarat-syarat tidak diterima doanya.
- Berdoa tetapi tidak menghindar dari makanan/minuman haram atau bercampur dengan hal-hal/barang-barang yang haram.
- Secara khusus penyebab tidak diterimanya doa yakni doa yang tidak diiringi dengan melaksanakan segala perintah Allah S.W.T serta menjauhi segala larangannya, padahal Allah S.W.T berfirman di dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 186 bahawa Allah S.W.T akan mengabulkan permohonan hambaNya yang berdoa apabila ia sentiasa beribadah kepadaNya serta melaksanakan segala perintahnya, baik dalam keadaan suka mahupun duka. Oleh kerana itu, sebab-sebab tertolaknya doa tersebut menurut ulama' terkemuka pada abad vii H. (Ibrahim bin Adham), secara terperinci dapat diidentifikasikan 10 macam, yakni:-
- Kamu mengaku mengenal Allah, tetapi hak-hakNya tidak kamu penuhi (Hak Allah adalah disembah, menyembah Allah bererti mentaati seluruh perintahNya serta meninggalkan segala laranganNya).
- Kamu membaca Al-Qur'an, tetapi isinya kamu tidak amalkan.
- Kamu mengaku mencintai Rasulullah, tetapi sunnahnya tidak kamu jalankan.
- Kamu mengaku bahawa syaitan itu adalah musuhmu, tetapi kamu patuh kepadanya.
- Kamu berdoa untuk melepaskan diri dari seksa neraka, tetapi kamu lemparkan dirimu ke dalamnya dengan selalu berbuat dosa.
- Kamu selalu berdoa untuk masuk syurga, tetapi kamu tidak beramal untuknya.
- Kamu katakan bahawa kematian itu pasti datang, tetapi kamu tidak mempersiapkan diri untuk menghadapinya.
- Kamu sibuk memperkatakan aib saudaramu, tetapi kamu melihat aibmu sendiri.
- Kamu makan ni'mat Tuhanmu, tetapi kamu tidak bersyukur kepadanya.
- Kamu kuburkan orang-orang yang meninggal dunia, tetapi kamu tidak mengambil pelajaran dari peristiwa itu.
- Pada prinsipnya doa kita akan dikabulkan oleh Allah S.W.T apabila kita berdoa sesuai dengan ketentuan-ketentuannya sebagaimana diperintah Allah S.W.T serta dicontohkan Rasulullah S.A.W. Namun demikian, walaupun kita sudah melakukan tatacara berdoa yang benar, ternyata hal-hal yang kita inginkan seringkali tidak menjadi kenyataan. Sebagai orang yang beriman kita harus yakin bahawa hal-hal yang dianggap baik oleh kita belum tentu baik pula menurut Allah S.W.T. Oleh kerana itu pengabulan doa ini ada beberapa kemungkinan:-
- Dikabulkan sesuai dengan permintaan dan doa kita.
- Diberikan hal-hal yang serupa dengan apa yang diminta dalam doa kita.
- Dihindarkan dia dari suatu bencana yang akan menimpa.
- Diampuni dosa-dosanya sebagai pahala dari doa.
- Ditunda pengabulannya, kerana tidak baik bagi yang berdoa.
- Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah: "Sesungguhnya doa seseorang itu tidak akan lepas dari salah satu di antara tiga hal adakalanya diampuni dosanya, adakalanya diberikan kebaikan segera (dikabulkan sesuai dengan permintaan), adakalanya ditunda pengabulannya."

0 Comments:
Post a Comment
<< Home